| Terapi Gelombang Otak - Artikel - Klasifikasi Frekuensi Gelombang Otak    
 

Klasifikasi Frekuensi Gelombang Otak

 

 

Frekuensi gelombang otak manusia berbeda-beda pada setiap fase. Misalnya pada saat keadaan sadar Frekuensi gelombang otak manusia berada pada fase Beta, jika Relaks Akan berada pada fase Alpha, jika tidur Anda akan berada pada gelombang delta dan lain sebagainya. Hal ini telah diteliti oleh para pakar gelombang otak di negara-negara maju, bahwa gelombang otak berkaitan dengan kondisi pikiran. Dan berikut ini jenis-jenis frekuensi gelombang otak dan pengaruhnya terhadap kondisi Otak manusia :

 

1. Gamma (16 Hz-100 Hz)

 

Gambar Gelombang Gamma

 

Gamma terjadi pada saat aktifitas mental sedang sangat tinggi. Misalnya dalam kompetisi, atau sedang panik karena sebab tertentu. Sehinnga dapat diartikan bahwa Gamma merupakan perwujudan dari Kesadaran Penuh.  Gelombang Gamma ini sangat bermanfaat sekali untuk menambah motivasi, Gairah seksual, dan Untuk menunjang keberhasilan Anda dalam sebuah kejuaraan.

 

2. Beta(12 Hz-19 Hz)

 

Gambar Gelombang Beta

 

Beta tejadi pada saat seseorang mengalami aktivitas sadar. Contoh kegiatan Gelombang otak beta yaitu ketika sedang melakukan aktifitas sehari-hari atau berinteraksi dengan orang lain. Gelombang Beta terdiri dari 3 macam gelombang yaitu High Beta(lebih dari 19 Hz), Beta(15Hz-18Hz), dan low Beta(12Hz-15Hz). High Beta terjadi ketika dalam keadaan Stress Atau berada pada tekanan yang cukup tinggi, Beta terjadi ketika dalam keadaan normal dan Low Beta muncul ketika berada dalam keadaan Santai.

 

High Beta(lebih dari 19Hz) dan Beta(15Hz-18Hz) adalah transisi dengan getaran gelombang gamma.  Sebaliknya Low Beta (12Hz-15Hz) adalah transisi dengan getaran gelombang Alpha.

 

3. Sensori Motor(12 Hz-16 Hz)

 

Gambar Gelombang Sensori Motor

 

Sensory Motor Rhytm(SMR) adalah salah satu jenis gelombang Low Beta. Gelombang Sensory Motor Rhytm adalah gelombang yang dibutuhkan agar orang bisa fokus atau berkonsentrasi.

 

Jika seseorang tidak dapat menghadirkan gelombang otak Sensory Motor Rhytm maka dia akan sulit untuk berkonsentrasi atau fokus pada satu permasalahan. Gangguan sulit menghadirkan konsentrasi disebut dengan ADHD(Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Para penderita gangguan di atas harus disembuhkan dengan cara menghadirkan gelombang SMR ini, salah satu caranya yaitu dengan Musik Terapi Gelombang Otak Musik Relaksasi Musik Attention Booster.

 

4. Alpha(8 Hz-12 Hz)

 

Gambar Gelombang Alpha

 

Gelombang Otak Alpha merupakan gelombang otak yang banyak sekali diharapkan oleh banyak orang. Dengan gelombang Alpha Anda bisa menciptakan relaksasi atau mulai istirahat dengan gejala mata mulai menutup dan mengantuk. Gelombang Alpha muncul ketika masa peralihan otak sadar dan tidak sadar.

 

Gelombang Alpha banyak digunakan oleh ahli hipnosis untuk memberikan sugesti. Karena gelombang Alpha merupakan gelombang penghubung antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Mungkin Anda pernah mengalami mimpi yang selalu teringat oleh Anda. Nah, alasan kenapa Anda bisa mengingat Mimpi karena pada saat bermimpi kualitas dan kuantitas gelombang Alpha Anda sangat baik.

 

5. Theta(4 Hz-8 Hz)

 

Gambar Gelombang Theta

 

Gelombang Otak Theta terjadi pada saat seseorang mengalami kantuk atau tidur ringan. Munculnya gelombang Otak Theta ini ditandai adanya nafas yang melambat dan dalam.

 

Tetapi beberapa orang dapat menghadirkan Gelombang Otak Theta ini secara sengaja dalam kondisi tertentu. Misalnya menghadirkan kondisi trance(keadaan tidak sadar diri), hipnosis, meditasi dan lain sebagainya. Selai itu, orang yang bisa mengalirkan tenaga chi, prana atau tenaga dalam juga bisa menghadirkan gelombang Theta pada saat dia mengalirkan energi.

 

Kemudian seorang bayi atau balita yang memiliki kebiasaan tidur lebih dari dua belas jam bisa menghasilkan gelombang Alpha dan Theta. Oleh karena itu bayi mudah menangkap dan merekam pola informasi atau perkataan dari orang lain. Gelombang Theta juga bisa memunculkan imajinasi pada anak. 

 

6. Delta(0.5 Hz- 4 Hz)

 

Gambar Gelombang Delta

 

Delta memiliki amplitudo(simpangan terjauh dari titik keseimbangan pada getaran) yang besar dan dan frekuensi rendah. Yaitu di bawah 3Hz.  Gelombang Delta biasanya muncul ketika Anda sedang tidur.

 

Karena pada saat tidur merupakan fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Sebab, saat tertidur lelap, tubuh akan melakukan proses "self healing", memperbaiki jaringan dan menumbuhkan sel baru.

 

Catatan : Artikel yang di tulis oleh tim terapigelombangotak.com dilindungi oleh hukum. Mohon tidak menyalin, mengcopy sebagian atau keseluruhan dari artikel ini. Kecuali jika sudah ada ijin tertulis dari tim terapigelombangotak.com

 

 

 

Untuk Membaca Artikel Selanjutnnya Anda Bisa Klik Disini -->>

 
 
 

 Alamat Kantor Kami

Perumahan Muria Indah Blok H no.559, Rt 08/07 Ds. Gondangmanis, Kec. Bae Kab. Kudus, Jawa Tengah,

Kode pos 59352

 

  Pemesanan & Pengiriman

Mas Deny

085888686402 (Indosat)

0819629402 (XL-Axiata)

580B0DD8

Email : pusatsukses2@gmail.com 

Yahoo! Messenger

 

Kontak Master Rudi

Aktif Pada Jam 13.00 - 15.00 WIB

0816964504/081215999504

Email:pusatsukses9@gmail.com

 
 
 

Praktek kami telah terdaftar secara resmi & diakui oleh Dinas Kesehatan dan Kejaksaan Negeri Semarang

 

No. STPT DINKES : 446/17/BPPT/STPT.080/VIII/2013

No. Kejari Semarang :

B-08/O.3.10/Dsp/07/2013